Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2012

ASI Eksklusif

A.         Pengertian ASI ekslusif adalah bayi hanya diberi ASI saja selama 6 bulan, tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, teh, dan air putih, serta tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, bubur susu, biscuit, bubur nasi, dan nasi tim. Setelah 6 bulan baru diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). ASI dapat diberikan sampai anak berusia 2 tahun atau lebih. B.         Manfaat pemberian ASI 1.     bagi bayi pemberian ASI membantu bayi memulai kehidupannya dengan baik. Kolostrum, susu jolong atau susu pertama, mengandung antibody yang kuat untuk mencegah infeksi dan membuat bayi menjadi kuat. Penting sekali untuk segera memberi minum ASI bayi dalam jam pertama sesudah lahir dan kemudian setidaknya setiap dua atau tiga jam. ASI mengandung campuran yang tepat dan berbagai bahan makanan yang baik untuk bayi. ASI mudah dicerna oleh bayi. ASI saja tanpa makanan tambahan lain merupakan cara terbaik untuk memberi makan bayi dalam empat sampai enam bulan per

KONTRASEPSI DARURAT ATAU EMERGENCY CONTRACEPTION (EC)

A.    PENGERTIAN KONTRASEPSI DARURAT Kontrasepsi darurat adalah kontrasepsi yang dipakai setelah senggama oleh wanita yang tidak hamil untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. B.    CARA KERJA KONTRASEPSI DARURAT Merubah endometrium (menghambat pematangan) dari hasil biopsy, menunjukkan vakuola basal yang biasanya tidak ditemukan setelah hari keempat pada fase sekresi. C.    INDIKASI KONTRASEPSI DARURAT Untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Bila terjadi kesalahan dalam pemakaian kontrasepsi seperti : 1.      Kondom bocor, lepas atau salah menggunakannya 2.      Diafragma pecah, robek atau diangkat terlalu cepat 3.      Kegagalan senggama, terputus misalnya ejakulasi di vagina atau pada genetalia eksterna 4.      Salah hitung masa subur 5.      Lupa minum pil KB 6.      Tidak menggunakan kontrasepsi D.    KONTRA INDIKASI KONTRASEPSI DARURAT 1.      Hamil atau disangka hamil E.    KELEBIHAN KONTRASEPSI DARURAT 1.      Tidak menyebabkan keg