Sabtu, 15 Desember 2012

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB BIDAN DI KOMUNITAS


A.    Tugas Utama Bidan Di Komunitas
1.      Pelaksana asuhan atau pelayanan kebidanan
a.       Melaksanakan asuhan kebidanan dengan standart professional
b.      Melaksanakan asuhan kebidanan ibu hamil normal dengan komplikasi, patologis dan resiko tinggi dengan melibatkan klien/keluarga
c.       Melaksanakan asuhan kebidanan ibu bersalin normal dengan komplikasi, patologis dan resiko tinggi dengan melibatkan klien/keluarga
d.      Melaksanakan asuhan kebidanan bayi baru lahir normal dengan komplikasi, patologis dan resiko tinggi dengan melibatkan klien/keluarga
e.       Melaksanakan asuhan kebidanan ibu nifas dan menyusui normal dengan komplikasi, patologis dan resiko tinggi dengan melibatkan klien/keluarga
f.       Melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi dan balita dengan klien/keluarga
g.      Melaksanakan asuhan kebidanan komunitas melibatkan klien/keluarga
h.      Melaksanakan pelayanan keluarga berencana melibatkan klien/keluarga
i.        Melaksanakan pendidikan kesehatan di dalam pelayanan kesehatan

2.      Pengelola pelayana KIA/KB
a.       Mengembangkan pelayanan kesehatan masyarakat terutama pelayanan kebidanan untuk individu, keluarga, kelompok khusus dan masyarakat di wilayah kerjanya dengan melibatkan keluarga dan masyarakat
b.      Berpatisipasi dalam tim untuk melaksanakan program kesehatan dan program sektor lain di wilayah kerjanya

3.      Pendidikan klien, keluarga, masyarakat dan tenaga kesehatan
            Melaksanakan bimbingan/penyuluhan, pendidikan  pada klien, masyarakat dan tenaga kesehatan termasuk siswa bidan/keperawatan, kader, dan dukun bayi yang berhubungan dengan KIA/KB

4.      Penelitian dalam asuhan kebidanan
            Melaksanakan penelitian secara mandiri atau bekerja sama secara kolaboratif dalam tim penelian tentang askeb

B.     Tugas Tambahan Bidan Di Komunitas
1.      Upaya perbaikan kesehatan lingkungan
2.      Mengelola dan memberikan obat-obatan sederhana sesuai dengan kewenangannya
3.      Survailance penyakit yang timbul di masyarakat
4.      Menggunakan tekhnologi tepat guna kebidanan

C.    Bidan Praktek Swasta
Praktek pelayanan bidan perorangan (swasta) merupakan penyedia layanan kesehatan, yang memiliki kontribusi cukup besar dalammemberikan pelayanan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Supaya masyarakat pengguna jasa layanan bidan memperoleh akses pelayanan yang bermutu dari pelayanan bidan, perlu adanya regulasi pelayanan praktek bidan secara jelas, persiapan sebelum bidan melaksanakan pelayanan praktek, seperti perizinan, tempat, ruangan, peralatan praktek, kelengkapan administrasi semuanya harus sesuai standar.
Setelah bidan melaksanakan pelayanan di lapangan, untuk menjaga kualitas dan keamanan dari layanan bidan, dalam memberikan pelayanan harus sesuai dengan kewenangannya. Pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan organisasi Ikatan Bidan memiliki kewenangan untuk pengawasan dan pembinaan kepada bidan yang melaksanakan praktek perlu melaksanakan tugasnya dengan baik.
Tarif dari pelayanan bidan praktek akan lebih baik apabila ada pengaturan yang jelas dan transparan, sehingga masyarakat tidak ragu untuk datang ke pelayanan bidan praktek perorangan (swasta). Informasi dari jasa pelayanan bidan untuk masyarakat perlu pengaturan yang jelas, agar masyarakat mendapatkan kepuasan akan layanan yang diterimanya.
Kompetensi Minimal Bidan Praktek Swasta Meliputi :
1.    Ruang Lingup Profesi
a.       Diagnostic (klinik, laboratory)
b.      Therapy (promotif, preventif)
c.       Merujuk
d.      Kemampuan berkomunikasi interpersonal
2.      Mutu Pelayanan
a.       Pemeriksaan seefisien mungkin
b.      Internal review
c.       Pelayanan sesuai standar pelayanan kebidanan dan etika profesi
d.      Humanis (tidak diskriminatif)
3.      Kemitraan
a.       Sejawat/kolaborasi
b.      Dokter, perawat, petugas kesehatan yang lain
c.       Pasien, komunitas
4.      Manajemen
a.       Waktu
b.      Alat
c.       Informasi/MR
5.      Pengembangan Diri
a.       CME (Continue Midwifery Education)
b.      Information search

Tidak ada komentar: